Ravenclaw menilai tinggi kecerdasan, kreativitas, akal, kebijaksanaan, dan individualitas[4]. "Kepintaran tak terhingga merupakan harta manusia yang paling berharga" adalah kutipan yang sering diulang oleh Ravenclaw. Lambang asramanya adalah elang, dan menggunakan warna biru dan perunggu (walaupun di film digunakan warna biru dan perak). Hantu asrama adalah Grey Lady, yang diungkapkan di Harry Potter dan Relikui Kematian sebagai Helena Ravenclaw, putri dari pendiri Hogwarts Rowena Ravenclaw.
Menurut Rowling, Ravenclaw berhubungan dengan elemen udara. Rowena
Ravenclaw juga merupakan pemilik dari mahkota, yang kemudian dibuktikan
sebagai sebuah horcrux pada buku ketujuh
ini. Jika diperhatikan dengan seksama sepanjang seri cerita, mayoritas
siswi-siswi penghuni asrama ini dapat dikatakan cantik dan menarik,
seperti Cho Chang, pacar pertama Harry. Lalu, Luna Lovegood juga dikatakan cantik pada buku keenam, di pesta natal Slughorn. Kemudian di Harry Potter dan Piala Api, Dean Thomas menyatakan bahwa Padma Patil (bersama kembarannya, Parvati, yang merupakan siswi Gryffindor), sebagai "salah satu gadis tercantik di Hogwarts". Hermione Granger sempat dipertimbangkan untuk masuk asrama ini oleh Topi Seleksi sebelum akhirnya ia dimasukkan ke Gryffindor[HP5].
Ruang rekreasi Ravenclaw berada di salah satu menara sekolah. Menara
Ravenclaw mempunyai pemandangan yang paling spektakuler dibanding asrama
lain, sehingga para penghuni Ravenclaw dapat melihat
pemandangan-pemandangan di sekitar Hogwarts. Untuk masuk ke dalam ruang
rekreasi Ravenclaw, teka-teki logis harus diselesaikan[HP7].
Kepala asrama saat ini adalah Filius Flitwick.
Hufflepuff, didirikan oleh Helga Hufflepuff, menilai kerja keras, kesabaran, kesetiaan, dedikasi, toleransi, dan keadilan di atas semuanya[2]. Binatang identitas asrama adalah badger dan kenari dengan kuning dan hitam sebagai warna kebanggannya. The Fat Friar
adalah hantu penjaga asrama. Menurut Rowling, Hufflepuff berkesuaian
dengan elemen tanah, dimana asrama tempat tinggal mereka berlokasi di
ruangan bawah tanah, tepatnya di dekat dapur Hogwarts.[3].
Sangat sedikit anggota Hufflepuff yang disebutkan secara spesifik,
dan secara umum, mereka tidak banyak terlihat dalam seri Harry Potter.
Meski begitu, Hufflepuff tetap berperan besar dalam memerangi Voldemort.
Sebagai contoh, Nymphadora Tonks, seorang auror hebat dan anggota Orde Phoenix, berasal dari sini. Terdapat juga 5 orang anggota Laskar Dumbledore
dari asrama ini. Pada Pertempuran Hogwarts, Hufflepuff menunjukkan
kesetiaan mereka dengan banyaknya siswa-siswinya yang bertempur membela
Hogwarts (di buku, jumlah mereka digambarkan terbanyak kedua setelah Gryffindor.
Ravenclaw berada di tempat ketiga). Di situs Pottermore, JK.Rowling
memberi lebih banyak info spesifik tentang Hufflepuff (terutama
anggota-anggota di masa lalu) dan diketahui bahwa asrama ini merupakan
asrama yang paling sedikit menghasilkan penyihir hitam dibanding tiga
asrama lainnya. Kepala asrama saat ini adalah Pomona Sprout. Peninggalan pendirinya adalah sebuah piala (cawan) yang pada akhirnya diketahui adalah Horcru
Asrama Gryffindor adalah salah satu nama asrama fiktif di serial Harry Potter karya J. K. Rowling. Asrama Gryffindor berada di Sekolah Sihir Hogwarts.Binatang
Identitas Asrama Gryffindor adalah singa.Merah dan emas adalah warna
kebanggaan Gryffindor. Nama itu diambil dari salah satu pendiri sekolah
tersebut, Godric Gryffindor. Ia adalah salah satu penyihir terbesar di masanya. Gryffindor hidup kira-kira seribu tahun yang lalu bersama Rowena Ravenclaw, Helga Hufflepuff, dan Salazar Slytherin.
Peninggalan Gryffindor yang ada saat ini adalah topi seleksi yang dulu
adalah miliknya dan pedang bertahtakan permata dan diukir dengan namanya
yang sekarang disimpan di kantor Profesor Albus Dumbledore.
Murid-murid yang tinggal di asrama Gryffindor digambarkan sebagai
orang-orang yang gagah berani, bersifat ksatria, dan tidak mengenal
takut, meskipun terkadang sampai ke titik agresivitas dan kecerobohan[1]. Banyak Auror, satuan elit pemburu dan penangkap penyihir hitam Kementerian Sihir
merupakan alumni Gryffindor (termasuk Harry dan Ron). Selain Harry
Potter sendiri, teman-teman baiknya juga bertempat tinggal di
Gryffindor. Teman-teman sekamar Harry Potter di Gryffindor antara lain: Ron Weasley, Seamus Finnigan, Neville Longbottom, dan Dean Thomas. Teman baik Harry, Hermione Granger, serta kekasih, Ginny Weasley, juga bertempat tinggal di Gryffindor. Saudara Ron yang lain juga dulunya tinggal di Gryffindor. Kemudian, mayoritas anggota Laskar Dumbledore dan Orde Phoenix juga dari Gryffindor.
Ron Weasley dan Hermione Granger terpilih sebagai prefek Gryffindor di tahun ke-5 mereka.
Tim Quidditch Gryffindor baru memenangkan Piala Quidditch Hogwarts di tahun ke-3 Harry Potter bersekolah di Hogwarts. Anggota tim Gryffindor antara lain: Oliver Wood (sudah lulus), Angelina Johnson, Alicia Spinnet, Katie Bell, Fred dan George Weasley, Cormac McLaggen, Ron Weasley, Ginny Weasley, Demelza Robins, dan Harry Potter sendiri.
Tidak semua penyihir dari Gryffindor memiliki kualitas seperti layaknya Gryffindor. Sebagai contoh, Peter Pettigrew tergolong lemah dan penakut dan cenderung "lebih memilih sisi yang menang (winning side)", hingga berani mengkhianati teman-temannya sendiri (terutama James Potter)
Senin, 25 Februari 2013
RON WEASLEY
Having not heard from Harry Potter during the whole summer of 1992, Ron, Fred and George Weasley in a planned scheme to rescue him from 4 Privet Drive, drove Arthur Weasley's flying Ford Anglia to the Muggle town of Little Whinging
and tore the bars from Harry's bedroom window using the car's
horsepower. Ron helped Harry get his things in the car, and they left
for the Weasley House. Upon landing Ron and his brothers were ratted
out by Molly Weasley for having taken such a risky course of action. At
the start of that year's school term, Ron and Harry missed the Hogwarts Express
due to the tricks of Dobby the House-Elf and were forced to use the
Ford Anglia to travel to Hogwarts. At the end of their journey, the car
failed, causing the boys to crash-land into the Whomping Willow. They were nearly killed when the tree shaked, and the car jettisoned them and took off into the Forbidden Forest, where it remained.
Ron's wand
was damaged in the crash, causing him problems for the entire school
year. For instance, it backfired when Ron attempted to curse Draco Malfoy in payback for calling Hermione by the offensive term "Mudblood".Erisonfor Muggle-borns led Ron, Harry, and Hermione to suspect that he was the Heir of Slytherin who opened the Chamber of Secrets that year, unleashing a "monster" that began to attack Muggle-born students.
To investigate this theory, Hermione brewed Polyjuice Potion
which greatly surprised Ron in that she was so overtly breaking the
rules. When the time came to use the potion, Ron was made to impersonate
Vincent Crabbe, and Harry impersonated Gregory Goyle, while Hermione's transformation was unsuccessful because she mistook hair from Millicent Bulstrode's
cat for her own. Ron and Harry realised that Malfoy was not the Heir of
Slytherin and were both greatly upset when Hermione became another
victim of the "monster," ending up petrified in the hospital wing, though she left her friends a clue that led them to deduce that the monster was a basilisk.
Ron and Harry raise their wands against Lockhart.
Ron showed incredible bravery during the course of their investigation by venturing into the Forbidden Forest to an Acromantula den led by Aragog, in spite of his extreme fear of spiders. When he and Harry learned that Ron's younger sister, Ginny, was dying in the Chamber of Secrets, they raced to save her, planning to give their information to Professor Gilderoy Lockhart.
When the pair discovered that the professor was cowardly attempting to
flee, they drew their wands on him and forced him to join them as they
ventured into the Chamber of Secrets. Shortly after Ron, Harry, and
Lockhart entered the Chamber, Lockhart attempted to wipe their memories
in order to get out of the Chamber and take credit for their efforts in
a bid for fame. Unfortunately for him, he used Ron's damaged wand, and
the spell backfired, causing permanent amnesia in Lockhart. Ron was left
behind to tend to Lockhart, as Harry delved deeper into the Chamber,
saving Ginny and defeating Salazar Slytherin's basilisk.
Ron was honoured with a Special Award for Services to the School, as well as earning two hundred House points for Gryffindor for his work concerning re-sealing the Chamber of S